Kamu punya kucing? Kalau bisa bicara, kira-kira mereka ngomong apa ya?
Konnichiwa! Sebagai orang yang baru dalam dunia perkucingan, jujur saya tidak tahu apa yang mereka pikiran tentang saya. Ketika ramai doa buat kucing TikTok Pororo Cat a Wabb atau hilang dan akhirnya ketemu, saya yakin bahwa mereka punya ikatan emosional tersendiri dengan kita. Begitu juga yang dirasakan Kucing Nana dan Miyawaki Satoru dalam The Travelling Cat Chronicles Japanese Movie, Buku Harian Perjalanan Kucing.
Karena suatu alasan, Miyawaki Satoru melakukan perjalanan dengan kucingnya yang bernama Nana untuk mencari seseorang yang mau merawatnya. Dia kemudian bertemu beberapa teman lama yang dengan senang hati menerima Nana tanpa bertanya kenapa.
Dalam perjalanan ini, cerita masa lalu Satoru berputar kembali. Lalu, pada siapa Nana akhirnya diserahkan? Bagaimana perasaan Nana saat harus berpisah dengan majikannya?
Movie: The Travelling Cat ChroniclesNative Title: 旅猫リポートAlso Known As: Tabineko Ripoto, Tabi Neko Report, Cat Travel ReportDirector: Koichiro MikiWriter: Hiro Arikawa (novel & screenplay), Emiko HiramatsuProducer: Ryuta InoueGenres: Adventure, Life, Drama, FantasyRelease Date: October 26, 2018Runtime: 118 minDistributor: ShochikuLanguage: JapaneseCountry: JapanCast:Sota Fukushi - Miyawaki SatoruYuko Takeuchi - Kashima NorikoAlice Hirose - Sugi ChikakoTakuro Ohno - Sugi ShusukeRyosuke Yamamoto - Sawada KosukeMaeno Tomoya - Yoshimine Daigo | Toramaru (Voice)Mitsuki Takahata - Nana (voice)Taguchi Shota - Miyawaki Satoru [Young]Ninomiya Keita - Sawada Kosuke [Young]Nakamura Yasuhi - IgarashiToda Naho - KanzakiHashimoto Jun - Miyawaki Kengo [Satoru's father]Kimura Tae - Miyawaki Kazuko [Satoru's mother]Tanaka Sotaro - Sawada Keisuke [Kosuke's father]Fueki Yuko - Sawada Hiroe [Kosuke's mother]Sawashiro Miyuki - Momo [Voice]Chiba Yuki
Review Tabineko Report
Saya tahu Tabineko Report setelah membaca ulasan buku di blog Mbak Muna Sungkar. Saya merasa tertarik meski belum melihat rating The Travelling Cat Chronicles Goodreads. Karena tidak tahu dapat novelnya di mana, jadi saya memutuskan untuk nonton filmnya terlebih dahulu.
Nonton The Travelling Cat Chronicles Movie Sub Indo legalnya ada di Netflix. Film ini diadaptasi dari novel "Tabineko Ripoto" karya Hiro Arikawa yang diterbitkan dari tahun 2011-2012 di majalah mingguan Jepang Shukan Bunshun. Yang unik dari Tabineko Report adalah sudut pandang diambil dari sisi si kucing Nana.
Sinopsis The Travelling Cat Chronicles bermula saat Satoru mengajak Nana melakukan perjalanan menemui orang-orang yang akan merawat kucing tersebut. Nana mengingat awal pertemuannya dengan Satoru 5 tahun lalu.
Dulu Nana adalah kucing liar yang sulit diatur. Satoru melihatnya dan suka memberi makanan. Nana sok jual mahal karena memang tidak terbiasa bersama manusia. Lalu di malam musim semi, Nana mengalami kecelakaan dan Satoru menolongnya. Hal itu mengubah banyak hal dan menjadikan mereka dekat.
Karena suatu alasan, Satoru mencari seseorang yang bisa merawat Nana. Perjalanan pertama dimulai dan Satoru bertemu dengan teman SD-nya Sawada Kosuke. Dulu Kosuke menemukan kitten, tapi orang tuanya tidak mengizinkannya merawat kucing tersebut. Setelah drama panjang, akhirnya Satoru-lah yang merawat kucing Hachi.
Saat ini, Kosuke sedang bermasalah dengan istrinya. Kosuke melihat Hachi dalam diri Nana. Jadi dia berharap, mungkin saja Nana bisa memperbaiki hubungan dengan istrinya. Apakah Satoru akhirnya melepaskan Nana? Tidak. Dia mau Kosuke berbaikan dengan Ayahnya yang dulu melarangnya memelihara Hachi.
The Travelling Cat Chronicles berlanjut. Satoru dalam perjalanan menuju teman SMP-nya Yoshimine Daigo. Dia juga pecinta kucing dan dengan senang hati mau menerima Nana. Namun karena di rumahnya sedang ada banyak kucing, akhirnya Daigo meminta waktu beberapa bulan. Satoru pun batal berkunjung ke sana.
Satoru akhirnya pergi ke penginapan temannya saat SMA. Mereka adalah Chikako dan Shusuke. Penginapan mereka terkenal karena mengizinkan tamu membawa hewan peliharaan seperti anjing dan kucing.
Cerita saat SMA pun dimulai. Chikako, Shusuke dan Satoru adalah teman baik dan saling membantu. Satoru bercerita pada Shusuke bahwa dia ingin mengunjungi kucingnya Hachi di tempat penitipan. Dia butuh uang dan mau kerja paruh waktu, tapi tidak bisa karena masih di bawah umur. Chikako tahu itu dan akhirnya meminta mereka untuk membantu di kebun teh keluarganya.
Ketika masih mengumpulkan uang, berita buruk datang. Hachi meninggal karena kecelakaan. Satoru sangat sedih mendengarnya. Dia kehilangan alasan untuk berkunjung. Namun oleh Chikako, dia dinasihati agar segera pergi dan menyampaikan salam perpisahan dengan baik.
Chikako adalah cinta pertama Satoru. Mereka sama-sama punya ketertarikan baik dengan kucing atau dengan perasaan. Namun Shusuke juga menyukai Chikako, teman masa kecilnya. Jadi Shusuke meminta agar Satoru tidak mengungkapkan perasaannya pada Chikako.
Apakah ini akhirnya jadi kesempatan untuk dekat dengan cinta pertamanya?
Sebenarnya Chikako dan Shusuke mau merawat Nana, tapi hanya sementara sampai Satoru bisa menjaga kucingnya lagi. Namun sayang, anjing Toramaru kurang menyukai Nana sehingga mereka bertengkar. Satoru pun akhirnya membawa Nana kembali. Meski begitu, paling tidak Satoru lega karena sudah mengungkapkan perasaan yang ia rasakan pada Chikako saat masih SMA. Apakah itu berguna? Tentu saja tidak karena dia sudah bersama Shusuke.
Sebelum pulang kembali, Satoru berkunjung ke makam kedua orang tuanya. Dalam perjalanan, mereka mampir di tempat yang penuh bunga. Di sana Nana tiba-tiba hilang dan Satoru menangis karenanya. Jika merasa begitu sedih saat berpisah dengan Nana, kenapa dia mencari seseorang yang mau merawat kucingnya? Ada cerita apa di baliknya?
Tabineko Ripoto
Belum sampai 5 menit nonton The Travelling Cat Chronicles Movie, saya sudah mulai menangis karena pertemuan Nana dan Satoru. Teringat kucing saya yang bernama Yupi. Dia meninggal setelah 2 hari kecelakaan. Sedih banget karena saya tidak tahu di mana Vet Jepara dan juga tak ada biaya pengobatan. Untuk pertama setelah sekian lama, saya merasa sangat kehilangan hewan peliharaan. Beruntung Nana bisa selamat.
Satoru, pria yang baik dan hangat ternyata hidupnya begitu malang. Saya sampai mikir, kenapa Tuhan menuliskan takdir Satoru seperti itu? Kenapa?
Saat SD, kedua orang tuanya meninggal karena kecelakaan. Keluarganya tidak ada yang mau merawat Satoru sampai berpikir untuk menyerahkannya ke panti asuhan. Akhirnya Kashima Noriko, bibi yang adalah adik Ibunya mengadopsi Satoru. Ada sedikit pertentangan karena status Noriko yang single. Sebelum Noriko membawa Satoru, dia menyampaikan kenyataan bahwa Satoru tidak punya hubungan darah dengan kedua orang tuanya.
Satoru anak yang terbuang dan dirawat orang lain. Ketika SMA jatuh cinta, tapi tidak bisa mengungkapkan. Dan ternyata alasan dia mencari seseorang yang mau merawat Nana adalah karena dia sekarat. Benar-benar Satoru yang malang.
Dan karena sudut pandang yang diambil di The Travelling Cat Chronicles Film adalah Nana, maka sebenarnya kucing itu sangat keberatan meninggalkan tuannya. Saat dalam perawatan, Nana selalu mengunjungi Satoru di rumah sakit. Iya, dia kabur dari Noriko.
Melihat kisah hidup Satoru dalam The Travelling Cat Chronicles 2018, jujur sedih banget ya. Tuhan seperti tidak adil dengan orang sebaik itu. Namun saya sadar, ternyata kehidupannya tidak seburuk itu.
Orang maunya berumur panjang dan bahagia. Namun yang terjadi tidak begitu. Ada yang berumur panjang tapi tidak bahagia. Bukan berarti yang berumur pendek juga sengsara. Mungkin begitu jalan takdirnya.
Satoru adalah anak yang beruntung karena diadopsi oleh orang tuanya. Selama mereka hidup, dia senang dan tak sedikitpun berpikir bahwa mereka tidak ada hubungan darah. Dengan Noriko, bibinya itu sangat penyayang dan selalu mengkhawatirkannya. Setiap pindah sekolah, Satoru selalu punya teman-teman yang baik. Meski hidupnya singkat, Satoru bahagia.
Nonton Streaming The Traveling Cat Chronicles ini juga mengingatkan saya bahwa momen bersama sosok yang penting (entah keluarga atau hewan peliharaan) dalam hidup adalah sesuatu yang tak tergantikan. Hewan peliharaan bukan hanya binatang, tapi dia keluarga. Jadi pasti mereka punya ikatan tertentu dengan tuannya.
Untuk pemain Tabineko Report, jujur ini pertama kalinya saya melihat akting mereka. Saya merasa mereka sudah memainkan perannya dengan sangat baik termasuk kucing Nana. Iya, dia kucing betulan, bukan seperti Garfield. Bonusnya, setting film ini tuh indah. Nuansa alamnya, duh enak banget buat liburan. Secara keseluruhan, saya sangat merekomendasikan Film The Travelling Cat Chronicles ini terutama untuk kamu Cat Lovers.
Sekian dulu Ulasan Film The Travelling Cat Chronicles ini. Dan ngomong-ngomong dalam Tabineko Ripoto, dulu saya adalah Noriko, orang yang kurang suka dan geli dengan kucing. Sekarang, setahun terakhir saya punya kucing dan merawatnya. Bagaimana dengan kalian? Punya cerita apa tentang anabul? Coba share di kolom komentar ya!
Sampai jumpa. Happy blogging!
Sumber gambar:
https://natalie.mu/ & https://movies.shochiku.co.jp/
Wah film Jepang memang gak kalah dengan film Korea apalagi kalau romantisme ini lebih dalam dan klasik bisa dibilang kisah cinta yang lembut. Kalau berbau kucing kayak gini jadi pengin nonton, terima kasih reviewnya!
BalasHapusTraveling cat chronicles sudah aku noted di Netflik, gara-gara baca reviewnya juga di blog lain. memang ya hewan peliharaan akan selalu punya hubungan emosi tak terperi dengan tuannya. Saya pernah dititipi kucing selama setahun, nah pas waktu mau berpisah itu rasanya seribu satu. Malam-malam suka terbayang kebiasaan-kebiasaannya yang lucu atau pun menjengkelkan. Sudah kayak anak aja deh sedihnya saat mau berpisah itu
BalasHapuskucingnyaaa gumush gumusshh banget!
BalasHapusmau ahh, pan kapan mantengin ini.
penggemar kucing pasti hepiii
FIlmnya gemas banget mba, soalnya ada kucingnya, hihihi... Tempo hari aku lihat dokumenter tentang kucing dari Belanda, eh, ini malah ada film yang ada tokoh kucingnya. Keren...
BalasHapusHai kak aku pencinta binatang. Kebetulan sekali di rumah sudah ada 2 dog yang aku rawat dari kecil. Inginnya sih pelihara kucing juga ya. Tapi gak mungkin kan ya, dog & cat seperti Tom & Jerry tidak bisa akur. Ah filmya aku suka nih sinopsisnya. Nana menggemaskan, unyu-unyu...
BalasHapuswaduh aku bisa-bisa mewek nih mba kalo nonton cerita begini, apalagi berkaitan dengan hewan peliharaan bener-bener deh maksimal sad nya
BalasHapusIya ya, kalau lihat perjalanan hidup Satoru, kok yang terbayang kemalangannya, orang tua meninggal saat masih kecil, lalu dapat kenyataan bahwa itu bukan orang tuanya, sekarant di usia muda.
BalasHapusPadahal ada sisi lain yang bisa dilihat, bahwa dia pun memiliki beberapa keberuntungan dalam hidupnya
Mbak, ikut berduka atas meninggalnya Yupi ya
BalasHapusOia, pecinta anabul bakal happy nonton The Travelling Cat Chronicles ini. Meski ada sedihnya tapi ada pesan moral yang mendalam yang bisa kita petik dari ceritanya
Wah..wah, bisa direkomendasikan ke anak perempuanku nih. Dia pecinta kucing bangettt. Menarik kayanya kalau bisa nonton film ini.
BalasHapusLucuu banget filmnya. Mau juga nonton film jepang tentang kucing. Keknya gak ada adegan kisseu2nya nih. Bakalan cocok sama molly.
BalasHapusCocok banget untuk pecinta kucing nih. Btw. Persahabatan manusia dan hewan pun terkadang bisa menguras emosi ya.
BalasHapusKisaah tentang penggemar kucing seruu yaa, anak anak dan suamiku sukaak banget kucing tapi emak gamau pelihara.
BalasHapusDulu pernah pelihara sesuai prediksi karena kami suka pergi pergi suatu hari pulang2 emak lelah rumah berantakan pup kucing dimana2 duh rasanya nangiss.
Akhirnya stop pelihara kucing emak gasanggup eeeh maap ya mak.malah curhat
Unik nih cerita tentang kucing. Ternyata kucing bisa jadi sahabat dekat ya.
BalasHapusAku juga masih tarik ulur kalau sama kucing, Jia..
BalasHapusKadang suka, kalo mereka manja-manjaan, tapi kalo uda terlanjur pup atau pips sembarangan, rasanya gemeeess luar biasa.
Menonton Film The Travelling Cat Chronicles pasti menimbulkan perasaan sedih senang dan bener yaa.. binatang itu makhluk yang mengandalkan insting. Kalau orang baik, maka ia akan tahu dan berbuat baik pula.
Temanya seru banget ini drakor tentang si mpuss :)
BalasHapusDari sedikit ulasan di sini bisa aku ambil hikmahnya nih, kalau siapa pun bisa berubah yang seriring berjalannya waktu, dari yang pemalu, jadi lebih berani dan lainnya. Buat pecinta kucing kayanya senang nih nontonnya. Aku takut sama hewan, tapi kalau ada kucing sih gak apa-apa paling lihat & suka kelucuannya, tapi untuk membelai atau menggendong gak berani
Aku pecinta kucing mbak, ada lima kucingku
BalasHapusAku harus nonton film ini deh
Ide ceritanya menarik
Wah aku harus segera langganan Netflix, supaya bisa nonton ceritanya Nana. Pasti nangis banget sih sama kisahnya Satoru yang semenyedihkan itu. Pas baca bagian Satoru nangis ketika kehilangan Nana di taman, aku sudah menduga bahwa Satoru pasti kenapa-kenapa, nih. Huhu, bayangin ceritanya aja aku udah melow.
BalasHapusMbak.. Aku mau ajak anakku nonton film ini tapi endingnya sedih hiks. Nanti dia nangis ga ya? Tapi ada adegan mengungkapkan perasaan bisa ga ya ditonton anak usia 10 th? Soalnya di rumah kami ada 4 kucing yg masih dipelihara
BalasHapusHuhuhu, kalau udah menyangkut hewan peliharaan gitu pasti aku tambah mellow deh. Aku bukan pecinta kucing sih, tapi banyak teman temanku yang catlover. Ngerti banget perasaan mereka sama kucing kucing piaraannya
BalasHapusHuhuhu, kalau udah menyangkut hewan peliharaan gitu pasti aku tambah mellow deh. Aku bukan pecinta kucing sih, tapi banyak teman temanku yang catlover. Ngerti banget perasaan mereka sama kucing kucing piaraannya
BalasHapusMengharukan juga ya menonton kisah ini meskipun yang dibahas tentang kucing. Persahabatan kucing dengan manusia bisa diangkat menjadi kisah yang luar biasa gini.
BalasHapusIni film kayaknya mengandung bawang,tapi penasaran. Kasihan ya Satoru,malang bener nasibnya. Udah yatim piatu, sekarat, eh gg bisa mengungkapkan perasaannya, kayak paket komplit.
BalasHapushuwaaa ... seru ini! penggemar kucing bisa baper nonton perjalanan nana dengan majikannya. pov-nya unik, ga biasa.
BalasHapusLangsung masuk list nih. Mumpung ujian kampus udah pada selesai hahaha. Tapi kayaknya bau2 bawang nih di ujungnya. Kami punya dua ekor kucing dan sebelumnya pernah ngerasain kehilangan kucing duuh sedihnya
BalasHapusaku waktu kecil dulu suka sama kucing sampai sering gendong-gendong gitu. cuma kalau sekarang aku nggak terlalu suka lagi karena di rumah ibuku kucingnya banyak dan BAB di mana-mana jadinya sebel banget. sekarang aku juga cuma kasih makan kucing di luar rumah aja itu pun mereka buang hajatnya di depan rumah bikin suamiku protes
BalasHapuskehilangan kucing kesayangan itu sangat sedih mbak, saya yang sebagai pecinta kucing kalau ada kucing yg menderita gak tega
BalasHapus